Bolehkah Bayi Diajak Nonton Bioskop? KonsultasiOnline.com – Jika ada film yang sangat ingin Anda tonton tetapi tidak ingin menitipkan bayi bersama pengasuh atau orang tua, Anda boleh kok membawa bayi ke dalam teater bioskop.

Jika Anda beruntung, bayi Anda akan tidur selama film diputar.

Namun bila tidak, siap-siap saja keluar ruangan untuk menenangkannya sebelum mengganggu penonton lain.

Menonton Film Bisa Hindarkan Baby Blues

Tidak sedikit ibu baru yang mengalami baby blues syndrom. Jika dibiarkan berlarut-larut akan menjadi masalah serius.

Anda tentu tidak asing lagi dengan berita seorang ibu yang membunuh bayinya sendiri karena depresi.

Seorang wanita yang baru memasuki fase menjadi seorang ibu akan mengalami pengalaman dan rutinitas yang sangat berbeda.

Seperti harus siaga menyusui bayinya setiap saat, memandikan bayi, menenangkan saat rewel, dan masih banyak lagi.

Belum lagi badan pegal dan nyeri bekas jahitan yang terus membayangi. Anda butuh hiburan sederhana.

Rasa bahagia karena dapat melakukan hal yang menyenangkan (seperti dulu) seperti menonton film di bioskop dapat menghindarkan baby blues.

Oleh karena itu, Anda bisa mencari waktu yang tepat untuk mengajak bayi keseyangan Anda melangkahkan kaki di bioskop.

Umur Berapa Bayi Boleh Nonton Bioskop?

Dilansir dari situs VeryWell, bayi yang baru berumur beberapa minggu tetap boleh pergi menonton film di bioskop.

Bahkan di salah satu forum ibu di Indonesia, mereka ada yang menceritakan pengalamannya membawa bayi usia 6 bulan ke bioskop.

Tapi jika bicara soal usia yang tepat, bayi sebenarnya kurang tepat diajak nonton.

Banyak psikolog anak menyarankan usia minimal anak adalah saat sudah menginjak usia balita, minimal 4 tahun.

Yang harus diperhatikan adalah suara film yang ditonton. Paling tidak, suara yang bisa diterima telinga bayi adalah 45 desibel. Tahukah Anda bahwa banyak film dewasa genre action yang suaranya dapat mencapai 90 desibel? Inilah yang perlu diwaspadai.

Persiapan Mengajak Bayi Ke Bioskop

Ketika Anda ingin mengajak bayi ke bioskop. Ada beberapa hal yang tentunya harus dipersiapkan, diantaranya:

1. Cari Waktu yang Tepat

Waktu yang paling pas untuk mengajak bayi ke bioskop adalah pada saat jam tidurnya.

Bayi yang masih sangat muda memiliki jam tidur yang panjang sehingga kemungkinannya kecil ia akan bangun di tengah film.

2. Tanyakan Tentang Kebijakan Bioskop

Terkadang ada beberapa bioskop yang tidak mengizinkan penonton membawa serta bayi di bawah umur tertentu.

Oleh karena itu, tanyakan lebih dahulu mengenai kebijakan mereka.

3. Pilih Film Ramah Anak

bolehkah bayi diajak nonton bioskop film dewasa?

Sebaiknya hindari film dewasa, karen film dewasa cenderung tidak ramah anak baik secara audio maupun visualnya.

Baiknya pilihlah film ramah anak.

Dengan begitu, Anda dapat mengajak bayi tanpa khawatir rewel karena biasanya film semacam ini banyak ditonton anak jadi besar kemungkinannya bayi Anda bukanlah yang satu-satunya rewel.

Selain itu, suara dan cahaya layar dapat “diterima” indra anak.

4. Pakaikan Baju Hangat dan Earmuff

Suhu bioskop biasanya lebih dingin sehingga Anda harus memakaikannya baju yang lebih tebal dan jangan lupa earmuff (penutup telinga)

Hal ini bertujuan untuk meredam suara yang terlalu nyaring. Telinga bayi masih sangat sensitif terhadap suara yang menggelegar.

5. Susui Hingga Kenyang

Agar ia tetap tidur nyenyak, susui bayi hingga kenyang.

Jika ternyata ia ingin minum langsung dari Anda, Anda dapat membawa breastfeeding cover sehingga Anda tidak perlu meninggalkan teater.

Jika bayi Anda menyusu dari botol, jangan lupa bawa bekal yang cukup.

6. Pilih Tempat Duduk Dekat Tangga

Untuk memudahkan akses keluar teater, sebaiknya Anda memilih tempat duduk yang strategis yaitu di dekat tangga.

Anda dapat mencarinya lewat bantuan petugas penjual tiket untuk mencari tempat yang nyaman untuk Anda dan bayi.

7. Keluar Teater Jika Bayi Rewel

Jika bayi menangis, bawa keluar teater untuk menenangkannya. Jika tangisannya bisa diredam, Anda dapat membawanya kembali ke dalam teater.

Namun jika justru tangisannya semakin kencang dan berpotensi mengganggu penonton lain, sebaiknya Anda urungkan niat untuk menonton kelanjutan film.

Bahaya & Dampak Bayi atau Balita Diajak Nonton Bioskop

Sebagaimana dikatakan di atas bahwa batas pendengaran bayi/anak adalah 45 desibel.

Sementara suara di bioskop batas pendengarannya bisa mencapai 90 desibel.

Suara keras yang melebihi batas toleransi anak, biasa saja berbahaya. Bahaya utamanya ada dua.

1. Kaget

2. Otak Terganggu

Pertama adalah bayi bisa kaget dan kedua bayi bisa terganggu otaknya.

Seorang ahli syarat yakni Dr Jaime Grutzendler dalam DailyMail menyatakan bahwa suara bising yang didengar oleh bayi secara terus-menerus bisa mengakibatkan terganggunya pembuluh darah bayi di otak.

Hal ini otomatis akan berdampak pada menurunnya pasokan oksigen ke otak anak.

Ia mengungkapkan bahwa banyak anak yang sebenarnya terganggu oleh suara di lingkungan mereka seperti televisi atau musik yang keras.

Kesimpulan Bolehkah Bayi Diajak Nonton Bioskop

Nah, jika anda bertanya Bolehkah Bayi Diajak Nonton Bioskop? Sebaiknya pertimbangkan kembali mengenai kesehatan si kecil ya.

Sharing is Caring! Yuk Bagikan...
52Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yuk Diisi, Bukan Bot,kan? *