9 Persiapan Pernikahan Bagi Wanita Agar Lancar dan Bahagia, KonsultasiOnline.com –¬†Melepas masa lajang merupakan awal babak baru dalam hidup. Sebagai calon mempelai wanita, ada begitu banyak hal yang harus Anda lakukan dan kuasai agar biduk rumah tangga Anda langgeng dan bahagia. Siapa sih yang tidak ingin menjadi istri cerdas yang disayang suami dan mertua?

9 Persiapan Pernikahan Bagi Wanita Sebelum Menikah

Mandiri

Sebelum terlambat, cobalah tantang diri Anda untuk bisa mandiri. Sekalipun nantinya suami akan mempekerjakan seorang asisten rumah tangga untuk membantu Anda. Kemandirian ini bisa dimulai dari mengendarai kendaraan sendiri untuk hal apa pun. Jadi, nantinya Anda tidak selalu bergantung pada suami.

Memiliki tabungan darurat

Nafkah memang urusan suami. Tetapi, hati Anda akan lebih tenteram jika Anda punya tabungan sendiri. Anda harus ingat bahwa sebagian pertengkaran yang berujung dengan perceraian dipicu urusan finansial.

Investasi

Jika Anda tidak tahu apa yang harus Anda lakukan pada uang milik Anda, pertimbangkan untuk menginventasikannya pada benda yang memiliki nikai jual. Anda tidak akan tahu kapan Anda akan benar-benar membutuhkannya. Tentu saja, langkah investasi Anda harus sangat hati-hati.

Belajar masak

Anda tidak harus jago masak. Yang penting Anda dapat berkreasi pada menu-menu sehari-hari. Siapa sih yang tidak sayang pada istri yang pinter memasak untuk suami?

Percaya diri

Anda akan memasuki kehidupan yang benar-benar baru. Artinya, akan ada banyak masalah di kemudian hari sehingga Anda harus yakin bahwa dengan kemampuan Anda memanage diri, semua masalah akan terselesaikan. Katakan bahwa Anda akan menghadapi semua rintangan yang ada.

Travelling sendiri

Mengapa harus sendiri? Karena setelah ini rasanya akan sedikit sulit melompat-lompat ke sana ke mari seorang diri. Ini adalah saat kebebasan Anda. Mumpung masih bisa dan sempat, lakukanlah.

Punya hobi baru

Agar tidak bosan, ada baiknya Anda memiliki hobi baru seperti berolahraga, fotografi, atau kegiatan menarik lainnya. Hobi ini akan menjauhkan Anda dari stress nantinya. Bisa juga jika Anda memilih hobi yang sama dengan calon suami.

Tegas

Sikap tegas harus dimiliki seorang istri cerdas. Anda bukan lagi anak kemarin sore yang selalu ikut arus. Anda memiliki pemikiran yang dituntut lebih bijaksana dalam menentukan hal-hal strategis tentang hidup Anda.

Contohnya, Anda harus berani mengatakan tidak kepada teman yang mengajak Anda mendatangi tempat hiburan malam karena Anda tahu calon suami Anda tidak menyukai hal itu.

Futuristik

Tentu saja memiliki anak harus sudah dipikirkan. Anda perlu meningkatkan pengetahuan mengenai anak dengan mengaksesnya melalui buku-buku parenting.

Persiapan Pernikahan Bagi Wanita – Tanyakan 5 Hal Ini Sebelum Menikah!

Kemantapan hati Anda akan berlipat ganda ketika pertanyaan-pertanyaan ini sudah dijawab oleh kekasih yang sedang melamar Anda.

Seberapa religius pasangan Anda?

Pernikahan berarti mengikat janji di hadapan Tuhan. Anda perlu tahu seberapa pentingkah agama di mata pasangan Anda.

Maukah ia menanggung utang Anda

Calon suami ideal tentu akan dengan senang hati memikul beban istrinya.

Apa rencananya 10 tahun dari sekarang

Visi dan misi calon suami mengenai masa depan tentu harus Anda ketahui. Anda bersamanya bukan hanya untuk satu atau dua tahun, tetapi selama-lamanya.

Baca Juga:

Cara Menyikapi Mertua yang Suka Ikut Campur

13 Cara Menyikapi Hubungan LDR Suami Istri Agar Tetap Harmonis

Di mana akan tinggal?

Banyak perceraian disebabkan ikut campurnya keluarga dalam kehidupan suami istri. Di Indonesia, paling sering terjadi adalah suami yang mengajak istri untuk nebeng di rumah orang tuanya.

Apapun alasannya, tinggal serumah dengan in laws (ipar atau mertua) akan membuat anda dan pasangan membuang banyak energi yang tidak perlu. Konflik hampir dipastikan akan selalu ada. Jadi buatlah kesepakatan dengan suami untuk tinggal terpisah dengan orang tua.

Maukah ia direpoti oleh keluarga Anda?

Setelah menikah keluarga Anda akan menjadi keluarganya juga. Jadi apabila sewaktu-waktu keluarga Anda meminta tolong maukah ia dengan senang hati menolong? Jangan sampai Anda terjebak dengan seorang yang egois.

Tanyakan mengenai anak

Anda patut tahu apa rencanya soal anak. Bukan hanya sebatas berapa banyak anak yang ia inginkan tetapi juga pola pengasuhannya. Apakah ia tidak keberatan berbagi peran dan tugas dan siapkah ia dengan biaya mengurus anak?

Memang, tidak ada manusia yang sempurna. Namun Anda harus tahu dengan orang seperti apa Anda akan menghabiskan sisa hidup.

Sharing is Caring! Yuk Bagikan...
0Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Yuk Diisi, Bukan Bot,kan? *